Emma Goldman

“If I can’t dance to it, It is not my revolution”,  Emma Goldman

Emma Goldman lahir 27 Juni 1869, Kovno, yang sekarang menjadi Kaunas, Lituania, Kekaisaran Rusia, dan meninggal pada 14 Mei 1940, di Toronto, Ontario, Kanada. Pada 1885, ia bermigrasi ke Amerika Serikat dan menetap di Rochester, New York. Di sana, ia bekerja dan dikontrak oleh pabrik pakaian.

Emma Goldman mendedikasikan hidupnya untuk menciptakan tatanan sosial baru yang radikal. Ia merasa yakin bahwa organisasi politik dan ekonomi masyarakat modern pada hakikatnya tidak adil, ia memeluk anarkisme untuk visi yang ditawarkannya tentang kebebasan, harmoni, dan keadilan sosial sejati. Selama beberapa dekade, ia berjuang tanpa lelah melawan ketidaksetaraan, penindasan, dan eksploitasi yang meluas.

Sepanjang karirnya, ia membahas pentingnya emansipasi ekonomi, sosial, dan seksual perempuan. Komitmen Goldman yang kuat terhadap cita-cita kebebasan absolute membawanya menjadi orator yang berapi-api, dan seorang penulis yang berbakat. Ia juga menjadi pendukung penuh semangat kebebasan berekspresi, kebebasan seksual, kebebasan kontrol kelahiran, kesetaraan, kemandirian bagi perempuan, pendidikan radikal, organisasi serikat pekerja dan hak-hak pekerja.

Ide-ide Goldman tidak begitu populer di Amerika bagian utara, ide-idenya membuat ia bermusuhan dengan otoritas politik dan ekonomi yang kuat. Itu sebabnya ia sering dilecehkan atau ditangkap saat mengajar, dan kadang-kadang dilarang untuk berbicara. Goldman menjadi tokoh terkemuka dalam penetapan hak untuk kebebasan berbicara di Amerika.

Sumber:

https://jwa.org/womenofvalor/goldman

https://www.britannica.com/biography/Emma-Goldman

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *