Elizabeth Cady Stanton

Elizabeth Cady Stanton adalah wanita kelahiran New York tanggal 12 November 1815. Ayahnya, Daniel Cady adalah seorang pengacara yang cukup tenar di pengadilan tinggi New York. Dari ayahnya inilah, Elizabeth banyak belajar tentang hukum dan juga berbagai permasalahan gender dan diskriminasi terhadap kaum kulit hitam.

Ia sangat aktif dalam pergerakan memperjuangkan hak perempuan. Di tahun 1848, Elizabeth bersama dengan Lucretia Mott dan 300 wanita lainnya sukses mencetuskan “women’s rights convention” pertama di Seneca Falls.

Pada konferensi tersebut, Elizabeth mempublikasikan tulisannya mengenai ‘Declaration of Sentiments’ yang didalamnya memuat deklarasi mengenai pentingya kesetaraan antara pria dan wanita. Deklarasi ini pun pada akhirnya juga diakui oleh “US declaration of Independence”.

Elizabeth Cady Stanton (1815-1902) adalah seorang pejuang feminism, aktivis hak asasi manusia dan juga pejuang hak perempuan. Ia adalah sosok yang cukup berpengaruh dalam pergerakan hak asasi manusia pada abad ke-19.

Elizabeth Cady Stanton sangat aktif dalam memperjuangkan penghapusan perbudakan dan juga persamaan hak wanita serta kaum kulit hitam di Amerika. Setelah perang sipil berakhit, Stanton mulai memfokuskan kampanyenya terhadap hak -hak para wanita dan isu -isu feminisme.

Ia juga menulis banyak paper, buku dan termasuk juga “Declaration of Sentiments and Resolutions” 1848, “A Petition for Universal Suffrage” 1866, “History of Woman Suffrage” 1881-1922, dan “The Woman’s Bible” 1895-1898”. Dia juga menjadi salah seorang pencetus berdirinya pergerakan hak asasi wanita di Amerika Serikat.

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *