Sebuah bacaan singkat yang mencoba menghadirkan wacana bagaimana diskriminasi dan intoleransi pada perempuan dan di dunia kampus terjadi.

Lewat pemikiran dua sosok perempuan muda, Kartini dan Malala yang melihat pendidikan adalah sarana untuk melawan diskriminasi terhadap perempuan. Apakah kita masih bisa berpendapat serupa melihat bagaimana saat ini pendidikan justru menjadi tempat rentan pelecehan seksual dan terjadinya bentuk-bentuk diskriminasi pada perempuan?

Download “Yang Muda Yang Merdeka” Yang-Muda-Yang-Merdeka-Vol.1.pdf – Downloaded 36 times – 2 MB