Cyber Harassment bagi perempuan adalah serangan langsung yang merendahkan. Sudah sepantasnya Via Vallen melawan. Keberanian Via Vallen ini penting diapresiasi dan diikuti. Tidak hanya artis atau perempuan terkenal, secara umum perempuan tidak jarang jadi korban serangan pelecehan melalui media sosial.

Hasil riset Perempuan Mahardhika di KBN Cakung, buruh perempuan yang mengaku mengalami pelecehan melalui media sosial sebanyak 43,2 %. Kiriman gambar porno paling banyak (28%), baik dari orang dikenal maupun tidak. SMS seksual dan telepon seksual termasuk banyak dialami, masing-masing 26,4% dan 17,6% dari yang pernah mengalami cyber harassment.

Buruh perempuan korban pelecehan banyak yang belum bersuara, sehingga suara dari Via Vallen adalah bagian kekuatan korban melawan pelecehan. Serangan cyber harassment di kalangan buruh KBN Cakung, bahkan 20 % diantaranya berupa telepon seksual.

Perempuan Mahardhika menganggap harus ada sikap tegas pemerintah, sekaligus mengupayakan mekanisme pengaduan dan pembelaan bagi setiap korban. Ayo perempuan, berani bersuara untuk membangun kesetaraan, untuk melawan pelecehan seksual di manapun dan dalam bentuk apapun.

Vivi Widyawati- Perempuan Mahardhika – 08158946404